Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Desember 2013

DAFTAR MAKANAN YANG MENGANDUNG KOLESTEROL TERENDAH DAN TERTINGGI

Berikut merupakan makanan dengan kategori yang non kolesterol sampai dengan yang mengandung banyak kolesterol, berdasarkan informasi dari General Hospital Singapore :
  • Putih telur ayam, dengan kandungan kolesterol 0 mg, sehingga dikategorikan sehat.
  • Teripang, dengan kandungan kolesterol 0 mg, sehingga dikategorikan sehat.
  • Ubur-ubur, dengan kandungan kolesterol 0 mg, sehingga dikategorikan sehat.
  • Susu sapi non fat, dengan kandungan kolesterol 0 mg, sehingga dikategorikan sehat.
  • Daging ayam tanpa kulit, dengan kandungan kolesterol 50 mg, sehingga dikategorikan sehat.
  • Daging bebek tanpa kulit, dengan kandungan kolesterol 50 mg, sehingga dikategorikan sehat.
  • Ikan sungai, dengan kandungan kolesterol 55 mg, sehingga dikategorikan sehat.
  • Daging sapi pilihan tanpa lemak, dengan kandungan kolesterol 60 mg, sehingga dikategorikan sehat.
  • Daging babi pilihan tanpa lemak, dengan kandungan kolesterol 60 mg, sehingga dikategorikan sehat.
  • Daging kelinci, dengan kandungan kolesterol 65 mg, sehingga dikategorikan sehat.
  • Daging kambing tanpa lemak, dengan kandungan kolesterol 70 mg, sehingga dikategorikan sehat.
  • Ikan ekor kuning, dengan kandungan kolesterol 85 mg, sehingga kategori sehat.
  • Daging asap (ham), kandungan kolesterol 98 mg, sehingga dikategorikan dapat dimakan sekali-kali.
  • Iga sapi, kandungan kolesterol 100 mg, sehingga dikategorikan dapat dimakan sekali-kali.
  • Iga babi, kandungan kolesterol 105 mg, sehingga dikategorikan dapat dimakan sekali-kali.
  • Daging sapi non pilihan, kandungan kolesterol 105 mg, kategori dapat dimakan sekali-kali.
  • Burung dara, kandungan kolesterol 110 mg, sehingga dikategorikan dapat dimakan sekali-kali.
  • Ikan bawal, kandungan kolesterol 120 mg, sehingga dikategorikan dapat dimakan sekali-kali.
  • Daging sapi berlemak, kandungan kolesterol 125 mg, dikategorikan dapat dimakan sekali-kali.
  • Daging babi berlemak, kandungan kolesterol 130 mg, dikategorikan hati-hati memakannya.
  • Keju, kandungan kolesterol 140 mg, dikategorikan hati-hati memakannya.
  • Sosis daging, kandungan kolesterol 150 mg, dikategorikan hati-hati memakannya.
  • Kepiting, kandungan kolesterol 150 mg, dikategorikan hati-hati memakannya.
  • Udang, kandungan kolesterol 160 mg, dikategorikan hati-hati memakannya.
  • Kerang/siput, kandungan kolesterol  160 mg, dikategorikan hati-hati memakannya.
  • Belut, kandungan kolesterol 185 mg, dikategorikan hati-hati memakannya.
  • Santan kelapa, kandungan kolesterol 185 mg, dikategorikan hati-hati memakannya.
  • Susu sapi, kandungan kolesterol 250 mg, dikategorikan berbahaya untuk dikonsumsi.
  • Susu sapi cream, kandungan kolesterol 280 mg, dikategorikan berbahaya untuk dikonsumsi.
  • Coklat/cacao, kandungan kolesterol 290 mg, dikategorikan berbahaya untuk dikonsumsi.
  • Mentega/margarine, kandungan kolesterol 300 mg, dikategorikan berbahaya untuk dikonsumsi.
  • Jeroan sapi, kandungan kolesterol 380 mg, dikategorikan berbahaya untuk dikonsumsi.
  • Jeroan babi, kandungan kolesterol 420 mg, dikategorikan berbahaya untuk dikonsumsi.
  • Kerang putih/remis/tiram, kandungan kolesterol 450 mg, dikategorikan berbahaya untuk dikonsumsi.
  • Jeroan kambing, kandungan kolesterol 610 mg, dikategorikan berbahaya untuk dikonsumsi.
  • Cumi-cumi, kandungan kolesterol 1170 mg, dikategorikan pantang untuk dikonsumsi.
  • Kuning telor ayam, kandungan kolesterol 2000 mg, dikategorikan pantang untuk dimakan.
  • Otak sapi, kandungan kolesterol 2300 mg, dikategorikan pantang untuk dimakan.
  • Otak babi, kandungan kolesterol 3100 mg, dikategorikan pantang untuk dimakan.
  • Telor burung puyuh, kandungan kolesterol 3640 mg, dikategorikan pantang untuk dimakan.
Adapun kandungan kolesterol diatas adalah dari per 10 gram makanan.
Kolesterol normal dalam darah adalah 160 - 200 mg, sehingga kolesterol tinggi akan menyebabkan penyakit mendadak seperti hipertensi, jantung, stroke dan kematian.