Kamis, 19 Desember 2013

AIR TERJUN RASA JERUK PURUT – BATU SAWAN

Berkunjung ke danau Toba dengan ke unikan pulau Samosir ditengah-tengahnya, kita tidak saja dapat menikmati keindahan alam yang menajubkan, banyak situs-situs sejarah asal mula-mula Suku Batak menyebar disekitar kawasan Pusuk Buhit (Buhit artinya bukit atau gunung),umumnya situs-situs tersebut merupakan makam-makam keturunan Si Raja Batak.

Adalah Batu Sawan yang merupakan air terjun alami yang ditemukan pada tahun 1996 oleh seorang bermarga Limbong lewat mimpi, singkat cerita pak Limbong inilah yang membersihkan dan mengorek-mengorek punggung gunung sehingga terwujud suatu aliran air yang muncul dari permukaan tanah dan mengalir lewat parit-parit kecil melintasi tebing batu meluncur terjun ke sebuah batu berbentuk seperti cawan besar.Kemudian tempat ini dikeramatkan sering digunakan untuk upacara ritual.
Uniknya air yang jatuh diatas batu berbentuk cawan ini ,ketika diminum rasanya seperti perasan jeruk purut,kecut-kecut segar alami , tetapi rasa air sebelum jatuh ke batu cawan dan setelah melimbah dari batu cawan tersebut rasanya tawar seperti air gunung umumnya.

Oleh Pemda Kabupaten setempat tempat resmi di jadikan objek wisata, air batu Sawan itu pun sering dibawah sampai ke Jakarta, dan rasanya tetap seperti perasan jeruk purut, tapi sampai sekarang belum diketahui kandungan apa yang membuat rasa jeruk Purut dan apakah ada unsur-unsur khasiat penyembuhannya juga tidak diketahui , yang jelas tempat ini mulai ramai dikunjungi sebagai tempat mengadakan acara ritual.

sumber : http://indoparsada.blog.com/2012/01/21/air-terjun-rasa-jeruk-purut-batu-sawan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar